RSUD Tarakan (RST)
Tarakan
-
Client ID
1078
-
Client Name
RSUD Tarakan
-
Alias
Tarakan
-
Initial
RST
-
Account Manager
Dinda Rizkyta, Dinda Rizkyta, Dinda Rizkyta
-
Industry
Hospital/Clinic/Laboratorium
-
Address
Jalan Kyai Caringin No.7, RT.11/RW.4, Cideng, Gambir, Kota Jakarta Pusat 10150
Revenue
| # | Proposal # | Programme | Invoice # | Amount | Month | Year |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 168/RST-RA/II/21 | 5058 | IDR 45,000,000 | 4 | 2021 | |
| 2 | 226/RST-RA/X/20 | 4918 | IDR 720,000 | 10 | 2020 | |
| 3 | Diklat Peningkatan SDM Melalui Peningkatan Mutu Interaksi Layanan | 4631 | IDR 195,750,000 | 5 | 2019 |
Won Deal
| # | Proposal # | Project Name | Amount | Month | Year |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 168/RST-RA/II/21 | IDR 45,000,000 | 4 | 2021 | |
| 2 | 226/RST-RA/X/20 | IDR 720,000 | 10 | 2020 | |
| 3 | Diklat Peningkatan SDM Melalui Peningkatan Mutu Interaksi Layanan | IDR 195,750,000 | 5 | 2019 |
Active Proposal
| # | Proposal # | Project Name | Project Status | Project Amount |
|---|
Lost Opportunity
| # | Proposal # | Project Name | Project Status | Project Amount |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 283/RST-RA/VII/21 | Video Sosialisasi Standar Layanan | Deal Lost | IDR 136,500,000 |
Client PIC
| PIC Name | PIC Title | PIC Phone | PIC Email |
|---|---|---|---|
| Novi | HC development | +62 813-8670-0816 | zufridanovi10@gmail.com |
Invoice PIC
| PIC Name | PIC Title | PIC Phone | PIC Email |
|---|---|---|---|
| drg. Dian Ekowati, MARS | Direktur RSUD Tarakan | 081386700816 | diklit@gmail.c0m |
| novi | HC development | +62 813-8670-0816 | zufridanovi10@gmail.com |
| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta | RSUD Jakarta Tarakan | 0813867000816 | zufridanovi10@gmail.com |
dihubungi
public class
share free webinar okt
greeting
hub tgl 19 agust
Call mengucapkan selamat tahun baru dan menanyakan opportunity tahun ini
Mengirimkan webinar invitation
Initial Call, perkenalan
Follow up terkait kebutuhan di semester 2
Memfollow up kembali proposal yang sepat terpending dan mengexplore plan atau kebutuhan ke ibu novi
Tidak ada kelanjut rencana tersebutClick here for proposal detail
Tidak ada kelanjut rencana tersebutClick here for proposal detail
Akan didiskusikan lagi rencana ini utk tahun 2022Click here for proposal detail
Akan didiskusikan lagi rencana ini utk tahun 2022Click here for proposal detail
follow up proposal video learning, proposal masih belum di proses karena PIC dan tim terpapar covid
PIC dan team terpapar covid, jd masih blum melanjutkan proses pengajuan proposal ke atasanClick here for proposal detail
Proposal created with number 283/RST-RA/VII/21Click here for proposal detail
final discuss sebelum hari training, bicara soal teknis, materi dan objective program
koordinasi terkait program pelatihan RSUD Tarakan
follow up terkiat proses administrasi dan draft LOA
sudah masuk proses adminitrasi, training akan running tgl 7-8 april di RSUD TarakanClick here for proposal detail
proses LOA untuk kegiatan training tgl 7-8 april 2021
diskusi terkait kebutuhan dokumen administrasi untuk program training service para nakes RSUD Tarakan
rencana running di tanggal 7-8 april 2021Click here for proposal detail
proposal sudah ok dari tarakan, target pelaksanaan di bulan april sebelum puasa, tp akn didiskuskan ke internal SQCI dulu krn pelaksanaan di RS TarakanClick here for proposal detail
proposal sedang di review oleh direktur untuk dimintakan masukanClick here for proposal detail
Proposal created with number 168/RST-RA/II/21Click here for proposal detail
follow up hasil survey kepuasan pasien untuk di jadikan acuan pembuatan materi program pelatihan, masih proses survey
meeting terkait kebutuhan program pelatihan komunikasi untuk petugas medis RSUD Tarakan
Meeting kebutuhan pelatihan utk Tarakan, fokus ke beberapa unit penting, sehingga nanti bisa dilakukan pengukuran untuk monitoring thd perubahan mereka. Preferably training dilakukan secara classroom.
Meeting dgn Dr. Dian, Bu Zuraidah bersama Erly, Toni, dan Reni, mengeksplore info. Latar belakang kebutuhan: - Dilapangan, petugas belum begitu tahu cara2 yg intens berkomunikasi dlm melayani pasien, krn situasi seperti pakaian yg tertutup, masker berlapis, face shield, baju hazard, dsb, sementara pasien dlm kondisi lemah sehingga sering terjadi mis interaksi/komunikasi - Disadari bahwa kondisi seperti ini akan berlangsung jangka panjang sehingga akan berpotensi dalam mempengaruhi kinerja jika tdk segera ditangani secara segera
follow up jadwal meeting untuk bahas kebutuhan training rencana kamis depan meeting
follow up jadwal meeting untuk diskusi program training, masih tunggu jadwal dari kepala bagian
follow up pembayaran public class
diskusi perihal program Public class SQCI & proses admin untuk pembayaran public class kemarin
peserta yang join 3 orangClick here for proposal detail
discuss soal public class
Proposal created with number 226/RST-RA/X/20Click here for proposal detail
follow up kembali rencana program "becoming an out standing trainer in virtual class", belum bisa mengadakan pelatihan krn jadwal masih padat
RSUD tarakan berencana memberikan training untuk para dokter muda materi "be an outstanding trainer in virtual class"
follow up proposal PC masih di pelajari
share jadwal public class diajukan ke atasan dahulu
follow up kebutuhan training minta dibuatkan program webinat mengenai mutu layanan
info webinar dan LMS
pic pindah ke budi asih akan tawarkan e learning ke pic baru
follow up kebutuhan training RS sedang focus corona klo udah stabil contact lagi
follow up kebutuhan training
Proposal created with number 091/RST-RA/IV/19
perubahan lokasi training
running at 24 - 26 April 2019
ganti judul program
ganti program menjadi 3 hari
Set up meeting
Proposal created with number 070/RST-RA/III/19
revisi menjadi 2 hari program
revisi menjadi 2 hari program
Proposal created with number 066/RST-RA-AD/III/19
Proposal created with number 066/RST-RA-AD/III/19
permintaan untuk 100 orang @1,6jt termasuk tempat untuk 1 hari training sosialisasi magic words/ killer words turunan value RSUD Tarakan
. minta dikirim company profile hard copy
. canvasing: Pos Indonesia, RSUD Tarakan, JNE
2x direject (diangkat terus dimatiin)